Cara Menghitung Persentase (Persen) Dan Beberapa Pola Soal

Bagaimana Cara Menghitung Persentase (Persen) dan beberapa Contoh Soal penyelesaiannya?
Kalau sudah berbicara mengenai hitung-hitungan, apalagi menghitung Persentase, masih banyak kita yang masih kesulitan untuk melaksanakan perhitungan dalam bentuk persentase.

Padahal bersama-sama bila kita mempelajari mengenai perhitungan nilai Persentase ini, tentunya akan menjadi lebih gampang dan bukan suatu perhitungan yang terlalu sulit untuk dilakukan.

Tak sanggup dipungkiri, banyak sekali perhitungan yang berafiliasi dengan Nilai Persen dan Persentase banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

Selain itu, Perhitungan Persen (Persentase) ini juga banyak kita jumpai dalam pelajaran Matematika di sekolah.

Sebelum kita mempelajari bagaimana bersama-sama cara menghitung Persen atau Persentase, sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu apa bersama-sama yang dimaksud dengan Persen?

Persen (%)
Persen, atau persentase yang disimbolkan dengan “%“, berarti per seratus (/100) atau seperseratus bagian, sedangkan angka seratus (100) ini menyimbolkan nilai keseluruhan bilangan yang ada.

Lalu, Bagaimana cara menghitung persen atau persentase?

Cara Praktis menghitung Persen (%)

 dan beberapa Contoh Soal penyelesaiannya Cara Menghitung Persentase (Persen) dan beberapa Contoh Soal
Menghitung persentase

Untuk mempelajari perhitungan Persentase (Persen), sanggup dilihat pada beberapa Contoh perhitungan Persentase di bawah ini:

1. Contoh Perhitungan Persentase besaran Diskon dari harga barang
Harga Sepatu tertera sebesar Rp.200.000,-, dan diberi Diskon (Potongan harga) sebesar 30%, berapa harga yang harus kita bayar untuk Sepatu tersebut?

Rumus Menghitung:
Harga Akhir = Harga Awal – (Persen Diskon x Harga Awal)

Harga Awal = Rp.200.000
Diskon = 30%
Potongan Harga = 30/100 x Rp.200.000 = Rp.60.000

Harga Akhir = Harga Awal – (Persen Diskon x Harga Awal)
Harga Akhir = Rp.200.000 – (30% x Rp.200.000)
Harga Akhir = Rp.200.000 – (30/100 x Rp.200.000)
Harga Akhir = Rp.200.000 – Rp.60.000
Harga Akhir = Rp.140.000,-

Untuk mengetahui cara perhitungan Diskon harga, Lebih lengkapnya sanggup dilihat pada artikel berikut:

Cara Menghitung % Diskon Harga

2. Contoh Perhitungan Persentase besaran Bunga Tabungan
Ayah Menabung Uang di Bank sejumlah Rp.1.000.000,-, Besaran Bunga Tabungan di Bank tersebut sebesar 9%/Tahun, Pertanyaannya berapa Jumlah uang Ayah sesudah 1 tahun ditabung di Bank tersebut?

Rumus Menghitung:
Saldo Akhir selama 1 tahun = Saldo Awal + (Persen Bunga setahun x Saldo Awal)

Saldo Awal = Rp.1.000.000,-
Bunga Setahun = 9%
Besaran bunga setahun = 9/100 x Rp.1.000.000 = Rp.90.000

Saldo tabungan Ayah sesudah 1 tahun, adalah:

Saldo Akhir
Saldo Akhir selama 1 tahun = Saldo Awal + (Persen Bunga setahun x Saldo Awal)
Saldo Akhir selama 1 tahun = Rp.1.000.000 + (9% x Rp.1000.000)
Saldo Akhir selama 1 tahun = Rp.1.000.000 + (9/100 x Rp.1000.000)
Saldo Akhir selama 1 tahun = Rp.1.000.000 + (Rp.90.000)
Saldo Akhir selama 1 tahun = Rp.1.090.000,-

Perhitungan lengkap mengenai Perhitungan Bunga Tabungan, sanggup dilihat pada:

Cara Menghitung Bunga Tabungan

3. Contoh Menghitung Persentase (Persen) Bunga Pinjaman
Paman Meminjam uang ke Bank sebesar Rp.15.000.000, Besaran Bunga Pinjaman di Bank Tersebut yakni 1% perbulan, Lama Pinjaman yakni 1 tahun, Paman membayar Pinjaman uang tersebut dengan cara Angsuran setiap bulannya, Lalu berapa Angsuran Pinjaman yang harus dibayar Paman setiap bulannya?

Total Pinjaman = Rp.15.000.000
Bunga perbulan = 1%
Besaran Bunga perbulan = 1% x Rp/15.000.000 = Rp.150.000
Lama Pinjaman = 1 tahun atau 12 Bulan

Rumus Menghitung:
Angsuran = (Total pinjaman/Lama pinjaman) + (% Bunga perbulan x Total pinjaman)
Angsuran perbulan = (Rp.15.000.000/12) + (1% x Rp.15.000.000)
Angsuran perbulan = Rp.1.250.000 + Rp.150.000
Angsuran perbulan = Rp.1.400.000

Besaran Angsuran yang harus dibayar Paman setiap bulannya yakni Rp.1.400.000 selama 12 Bulan.

Besaran Bunga setahun:
Besaran Bunga setahun = Besaran bunga perbulan x 12 Bulan
Besaran Bunga setahun = (Besaran Bunga perbulan = 1% x Rp/15.000.000 = Rp.150.000) x 12 Bulan = Rp.1.800.000

4. Contoh Perhitungan Persentase dalam Matematika
Murid Kelas 1 (Satu) di Sekolah Dasar tersebut yakni sebanyak 40 orang, Murid Laki-laki sebanyak 60%, sedangkan Murid Perempuan sebanyak 40%, Berapa orang Murid Laki-laki dan Perempuan di Sekolah tersebut?

Jumlah Anak Murid Kelas Satu = 40 Orang = 100%
Murid Laki-laki = 60% dari 40 Orang
Murid Perempuan = 40% dari 40 Orang

Rumus Menghitung:
Jumlah Murid Laki-laki = 60% x Total Murid kelas satu
Jumlah Murid Laki-laki = 60/100 x 40 orang
Jumlah Murid Laki-laki = 24 Orang

Jumlah Murid Perempuan = 40% x Total Murid kelas satu
Jumlah Murid Perempuan = 40/100 x 40 Orang
Jumlah Murid Perempuan = 16 Orang

Berbagi ilmu pengetahuan umum