APRIL Group dan Asian Agri Sukanto Tanoto, Contoh Perusahaan dalam Negeri yang Sukses di Kancah Internasional

Sumber: pexels.com

Insting bisnis Sukanto Tanoto tidak hanya tajam di pasar dalam negeri. Di pasar internasional, kapasitasnya dalam memimpin grup bisnis sebesar Royal Golden Eagle (RGE) juga telah teruji. Kemampuannya dalam melihat dan menangkap peluang semakin terasah saat dihadapkan pada krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1998 silam. Tidak hanya sukses membimbing kerajaan bisnisnya untuk lolos dari jurang kebangkrutan, Sukanto Tanoto juga mampu menangkap peluang baru di kancah internasional.

APRIL Group dan Asian Agri adalah dua contoh unit bisnis Sukanto Tanoto yang sukses go global. Dua unit bisnis RGE ini pun sukses mengembangkan bisnisnya hingga menjadi salah satu pemain penting di pasar internasional.

Salah Satu Produsen Pulp dan Kertas Terbesar di Dunia

Produksi pulp dan kertas merupakan salah satu bidang industri yang telah ditekuni Sukanto Tanoto sejak awal mendirikan grup bisnis RGE. Ketekunannya dalam menggeluti industri ini dibuktikan dengan banyak pencapaian yang berhasil diraih APRIL Group.

Tidak tanggung-tanggung, APRIL Group kini dikenal sebagai salah satu produsen kertas terbesar di dunia. Setiap tahunnya, perusahaan Sukanto Tanoto tersebut mampu menghasilkan 2,8 juta ton pulp dan 1,15 juta ton kertas. PaperOne yang merupakan salah satu produk flagship APRIL Group juga telah digunakan oleh jutaan orang di lebih dari 70 negara.

Prestasi APRIL Group tidak hanya terbatas pada kapasitas produksinya yang begitu besar dan jaringan distribusinya yang luas. Perusahaan Sukanto Tanoto yang satu ini juga sukses menorehkan beberapa prestasi non-profit. Pada Januari 2019 lalu, APRIL Group berhasil meraih penghargaan sebagai perusahaan terbaik dalam program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB atau UN SDGs (Sustainable Development Goals).

Produsen Minyak Sawit Terbesar di Asia

Selain sukses memimpin APRIL Group menjadi pemain penting dalam industri pulp dan kertas, Sukanto Tanoto juga berhasil membawa unit bisnisnya yang lain untuk menjadi produsen minyak sawit terbesar di Asia.

Asian Agri yang juga merupakan salah satu unit bisnis grup RGE dikenal sebagai salah satu pemain penting dalam industri minyak sawit. Perusahaan Sukanto Tanoto tersebut mampu menghasilkan minyak sawit tidak kurang dari 1,2 juta ton metrik setiap tahunnya.

Meski memiliki kapasitas produksi yang begitu besar, Asian Agri memiliki satu sisi yang cukup menarik. Dalam menjalankan proses produksinya, perusahaan Sukanto Tanoto ini berpegang teguh pada prinsip keberlanjutan. Hal tersebut dibuktikan dengan praktek daur ulang limbah produksi menjadi sumber energi terbarukan. Energi yang dihasilkan ini pun dimanfaatkan untuk menggerakkan operasional pabrik sekaligus membantu memasok listrik untuk masyarakat sekitar area operasi.

Sebagai produsen minyak sawit terbesar di Asia, Asian Agri mengelola perkebunan sawit seluas 100.000 hektar. Selain itu, perusahaan Sukanto Tanoto ini juga bermitra dengan petani sawit swadaya dalam memenuhi target produksinya yang mencakup 60.000 hektar lahan dalam skema Plasma dan 41.000 hektar dalam bentuk kemitraan independen dengan para petani kecil.

Dalam mengembangkan bisnisnya ke kancah internasional, Sukanto Tanoto tidak takut untuk mencoba hal baru. Hal tersebut ia buktikan dengan mengembangkan pasar melalui ekspor produk.

Selain di Indonesia, jaringan perusahaannya juga telah menyebar ke beberapa negara. Misalnya saja seperti Bracell yang bermarkas di Bahia dan Sao Paulo, Brazil dan Pacific Oil & Gas yang selain bermarkas di Indonesia juga memiliki aset berharga di China dan Kanada. Sukanto Tanoto memiliki harapan besar kepada para pelaku bisnis di Indonesia. Ia berharap agar nantinya ada semakin banyak perusahaan Indonesia yang mampu bersaing di kancah internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *